>

Jumat, 17 Februari 2017

10 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia 2017

Bagi sobat yang baru lulus SMA, postingan kali ini mungkin sangat penting. Sebab postingan ini bisa menjadi salah satu pertimbangan sobat dalam memilih perguruan tinggi. Terutama yang ingin masuk perguruan tinggi yang berkualitas, dan go internasional. 

Kali ini gw bakal ngeposting 10 perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi webometrics.com 

Sebelumnya indikator penilaian untuk pemeringkatan dari webometrics ini adalah melalui website, jurnal penelitian, repository, dll.

Oke langsung saja ya sob!

1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Hasil gambar untuk ugm


Universitas Gadjah Mada, disingkat UGM, merupakan universitas negeri di Indonesia yang didirikan oleh Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 19 Desember 1949 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 1949 tentang Peraturan Tentang Penggabungan Perguruan Tinggi Menjadi Universiteit tanggal 16 Desember 1949.Kampus UGM yang terletak di Yogyakarta tersebut merupakan universitas pertama yang didirikan oleh Pemerintah Republik Indonesia setelah Indonesia merdeka.

Pada saat didirikan, Universitas Gadjah Mada hanya memiliki enam fakultas, sekarang memiliki 18 Fakultas dan dua Sekolah yaitu Sekolah Vokasi dan Sekolah Pascasarjana (dahulu bernama Program Pascasarjana), dan lebih dari 100 Program Studi untuk S-2,S-3, dan Spesialis. Universitas Gadjah Mada berlokasi di Kampus Bulaksumur Yogyakarta. Sebagian besar fakultas dalam lingkungan Universitas Gadjah Mada terdiri atas beberapa jurusan/bagian dan atau program studi. Kegiatan Universitas Gadjah Mada dituangkan dalam bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri atas Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Saat ini UGM kembali berhasil menjadi no 1 Perguruan Tinggi terbaik se-Indonesia, selama 9 tahun berturut turut! wow benar-benar prestasi yang membanggakan ya sob!. UGM tidak pernah turun dari pucuk selama 9 tahun dan selalu memimpin Indonesia di kanca Internasional. UGM menduduki peringkat 1 di Indonesia, peringkat 119 di Asia dan peringkat 817 di Dunia.

2. Universitas Indonesia (UI)

Hasil gambar untuk ui

Universitas Indonesia, biasa disingkat sebagai UI, adalah sebuah perguruan tinggi di Indonesia. Kampus utamanya terletak di bagian Utara dari Depok, Jawa Barat tepat di perbatasan antara Depok dengan wilayah Jakarta Selatan, dan kampus utama lainnya terdapat di daerah Salemba di Jakarta Pusat.

UI secara resmi memulai kegiatannya pada 2 Februari 1950 dengan presiden (saat ini disebut rektor) pertamanya Ir. R.M. Pandji Soerachman Tjokroadisoerio. Kantor Presiden Universiteit Indonesia mula-mula berkedudukan di Jakarta, tepatnya di gedung Fakultas Kedokteran di Jl Salemba Raya no. 6, kemudian dipindahkan ke salah satu bangunan bekas pabrik madat di Jl. Samlemba Raya no. 4, Jakarta. Tanggal 2 Februari 1950 kemudian dijadikan hari kelahiran Universitas Indonesia.

Kampus yang terkenal dengan jakunnya ini merupakan kampus yang paling tua di Indonesia dan baru merayakan dies natalis ke 67. UI berhasil menduduki peringkat 2 di Indonesia, peringkat 132 Asia dan peringkat 861 Dunia

3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Hasil gambar untuk itb

Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang berkedudukan di Kota Bandung. Nama ITB diresmikan pada tanggal 2 Maret 1959. Sejak tanggal 14 Oktober 2013 ITB menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) yang memiliki otonomi pengelolaan dalam akademik dan non-akademik. ITB telah memiliki 20 program studi yang terakreditasi secara internasional (sembilan di antaranya dari ABET)

ITB merupakan sekolah teknik pertanama di Indonesia sekaligus yang terbaik di Indonesia. Kampus yang paling ketat persaingannya ini hanya berhasil menyabet peringkat 3 di Indonesia, peringkat 171 di Asia dan peringkat 987 di Dunia.

4. Institut Pertanian Bogor (IPB)

Hasil gambar untuk ipb

Institut Pertanian Bogor adalah sebuah perguruan tinggi pertanian negeri yang berkedudukan di Bogor.
Sebelum diresmikan pada tahun 1963, IPB adalah sebuah fakultas pertanian pada Universitas Indonesia. Pada tanggal 1 September1963. Presiden Pertama Indonesia, Ir Soekarno, melakukan peletakkan batu pertama pembangunan kampus sekaligus menandai peresmian Insitut Pertanian Bogor sebagai sebuah perguruan tinggi mandiri.
Berdasarkan hasil keputusan rapat pleno Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tanggal 21 Februari 2013, BAN-PT memutuskan bahwa Institut Pertanian Bogor (IPB) memperoleh status terakreditasi dengan Nilai 375 yaitu peringkat A (sangat baik)
Perguruan tinggi pertanian terbaik se-Asia Tenggara ini tetap bertengger di peringkat 4 di Indonesia, peringkat 376 di Asia, dan peringkat 1538 di Dunia.

5. Universitas Brawijaya (UB)

Hasil gambar untuk ub
Universitas Brawijaya (biasa disingkat UNBRA, UNIBRAW atau singkatan resmi UB) merupakan lembaga pendidikan tinggi negeri di Indonesia yang berdiri pada tahun 1963 di Kota Malang melalui Ketetapan Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan No. 1 tanggal 5 Januari 1963, kemudian disahkan oleh Keputusan Presiden no. 196 tahun 1963 yang kemudian tanggal 5 Januari ditetapkan sebagai hari lahir Universitas Brawijaya. Jumlah mahasiswa saat ini lebih dari 55 ribu orang dari berbagai strata mulai program Diploma, program Sarjana, program Magister, dan program Doktor selain program Spesialis tersebar dalam 15 Fakultas dan 2 Program pendidikan setara fakultas.
Pada tanggal 10 Januari 2009, Universitas Brawijaya mendapatkan akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.Pada akreditasi selanjutnya tanggal 11 September 2014, Universitas Brawijaya kembali mendapatkan Akreditasi A. 29 November2007, UB mendapat persetujuan Dirjen Dikti untuk menjadi perguruan tinggi otonom
Perguruan tinggi yang terletak di kota Malang ini menempati peringkat 5 se-Indonesia, peringkat 408 di Asia, dan peringkat 1614 di Dunia.
6. Universitas Padjadjaran (Unpad)
Hasil gambar untuk unpad
Kampus yang berlokasi di Jatinangor, Sumedang. Yang dikenal dengan peminat tertinggi di Indonesia ini, hanya berada di peringkat 6 Indonesia, peringkat 441 di Asia, dan peringkat 1695 di Dunia.
7. Universitas Diponegoro (Undip)
Hasil gambar untuk undip
Kampus yang terletak di Semarang, Jawa Tengah ini menduduki peringkat 7 di Indonesia, peringkat 513 Asia, dan peringkat 1902 di Dunia.
8. Universitas Riau (Unri)
Hasil gambar untuk unri
Kampus kebanggaan orang Riau ini berhasil menduduki peringkat 8 di Indonesia, peringkat 548 di Asia, dan peringkat 2007 di Dunia.
9. Universitas Udayana (Unud)
Hasil gambar untuk unud
Kampus terbaik di Bali ini menduduki peringkat 9 di Indonesia, peringkat 596 di Asia, dan peringkat 2147 di Dunia.
10. Universitas Airlangga (Unair)
Hasil gambar untuk unair
Kampus terakhir yang menduduki peringkat 10 di Indonesia adalah Unair. Salah satu kampus terbaik di Surabaya ini menduduki peringkat 612 di Asia, dan peringkat 2187 di Dunia.

Itulah top 10 kampus terbaik di Indonesia versi webometrics.com semoga bermanfaat untuk sobat-sobat semua yang akan menempuh dunia perkuliahan

Selain versi webometrics, gw juga akan memposting peringkat perguruan tinggi berdasarkan Kemenristek Dikti, 4icu dan QSUniversity. Tunggu aja ya Sob!

Terima Kasih.

Sumber :
www.webometrics.com
www.wikipedia.co.id
Selanjutnya >> - 10 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia 2017

Kamis, 16 Februari 2017

Profil dan Tips Masuk POLBAN (Politeknik Negeri Bandung)

Okee sobat blogger. Kali ini postingan gw khusus bagi sobat yang masih anak kelas 3 SMA dan ingin masuk ke Politeknik Negeri Bandung (POLBAN).




Sebelumnya sedikit gw bercerita tentang pengalaman gw.
Waktu tahun 2015 itu gw diterima menjadi mahasiswa POLBAN, melalui jalur SMB(Seleksi Mahasiswa Baru) atau sering disebut jalur tertulis. Waktu itu, pengumumannya udah bocor duluan dari temen gw melalui kaka kelas gw yang kuliah dipolban. Gw masih inget waktu itu sobat gw Valdi bilang klo gw lulus di Polban program studi teknik listrik, dan dia juga lulus di Manajemen Pemasaran. Jujur aja gw seneng banget waktu itu sampe loncat2 dan ngomong ke ortu. Padahal pengumuman POLBAN itu setelah gw berkali2 testing dan alhamdulillah semuanya keterima. Saat itu terjadi kegalauan yang luar biasa terhadap diri gw dan orang tua gw waktu diterima POLBAN. Mereka awalnya senang ngeliat gw diterima diteknik tapi tiba2 merekapun diam dan bingung karena sebelumnya gw udah keterima dan daftar ulang di 2 PTN berbeda yaitu poltekkes kementerian kesehatan jkt 3 dan unsika. Tetapi jujur gw sangat senang ditterima di POLBAN karena pertama itu teknik yang tentu secara prospek luar biasa menguntungkan, kedua banyak temen gw disana, dan ketiga almamaternya (mantan Politeknik ITB). Pada akhirnya disebabkan beberapa pertimbangan yang bodoh dan kurang matang itu akhirnya gw milih POLBAN dan menjadi mahasiswa prodi D3 Teknik Listrik. 

Nah Nanti gw akan ceritain pengalaman gw tes, hingga bisa menjadi mahasiswa IPB sekarang. Cerita itu akan gw update di postingan selanjutnya ya sob!

Okee balik ke topik.

Sebelumnya kita perkenalan dulu deh apa sih POLBAN itu?

Menurut wikipedia, Politeknik Negeri Bandung (disingkat POLBAN) adalah sebuah perguruan tinggi advokasi negeri yang terletak di Jl. Gegerkalong Hilir, Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Mulanya POLBAN bernama Politeknik Institut Teknologi Bandung (Politeknik ITB) karena berada dalam naungan ITB. Sejak tahun 1999, Politeknik ITB menjadi institusi mandiri yang terpisah dari ITB, sehingga namanya berubah menjadi Politeknik Negeri Bandung.

Politeknik Negeri Bandung didirikan pada tahun 1982 dengan nama Politeknik ITB karena berada dalam naungan Institut Teknologi Bandung (ITB). Politeknik ITB membuka program pendidikan diploma (tiga tahun) dalam bidang teknik/rekayasa. Empat program studi pertama Politeknik ITB adalah:
  • D3-Teknik Sipil (Jurusan Teknik Sipil)
  • D3-Teknik Mesin (Jurusan Teknik Mesin)
  • D3-Teknik Elektronika (Jurusan Teknik Elektro)
  • D3-Teknik Listrik (Jurusan Teknik Elektro)
Politeknik Negeri Bandung
Politeknik ITB memulai penerimaan mahasiswa baru pertama kali pada Tahun Akademik 1982/1983. Politeknik ITB kemudian diresmikan pendiriannya oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi bersama-sama dengan Politeknik USU Medan, Politeknik UNSRI Palembang, Politeknik UI Jakarta, Politeknik UNDIP Semarang, dan Politeknik UNIBRAW Malang bertepatan dengan wisuda pertama Politeknik ITB pada tanggal 4 Oktober 1985.
Tahun 1986, program pendidikan diploma bidang Tata Niaga dibuka di bawah Jurusan Tata Niaga dengan tiga program studi, yaitu D3-Akuntansi, D3-Keuangan dan Perbankan, dan D3-Kesekretariatan dan Administrasi Perkantoran. Pada tahun yang sama, Politeknik ITB juga membuka program studi D3-Telekomunikasi di bawah Jurusan Teknik Elektro.
Tahun 1987, Pendidikan Ahli Teknik Jurusan Penggunaan Komputer (PAT-JPK) yang berada di dalam lingkungan ITB dialihkan ke Politeknik ITB menjadi Jurusan Teknik Komputer dengan program studi D3-Teknik Komputer. Pada tahun yang sama, Politeknik ITB membuka Jurusan Teknik Kimia dengan program studi D3-Teknik Kimia. Dua program studi baru di bawah Jurusan Teknik Mesin juga dibuka, yaitu program studi D3-Teknik Refrigerasi dan Tata Udara serta program studi D3-Teknik Energi.
Akhirnya, Politeknik ITB menyelenggarakan pendidikan program diploma tiga tahun dengan tujuh jurusan, yaitu jurusan Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Komputer, Teknik Kimia, Akuntansi, dan Administrasi Niaga.

Politeknik ITB menjadi Politeknik Negeri Bandung

Pendopo Agung Polban
Pada tahun 1997, Politeknik ITB menjadi institusi mandiri berpisah dari ITB secara passing out menjadi Politeknik Negeri Bandung.
Statuta Politeknik Negeri Bandung ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 269/O/1998, yang kemudian setelah dilakukan beberapa perbaikan ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2006 tentang Statuta Politeknik Negeri Bandung.
Tahun 2001, melalui SK Dirjen Dikti No. 45/Dikti/Kep/2001 ditetapkan perubahan nama program studi D3-Kesekretariatan dan Administrasi Perkantoran menjadi program studi D3-Administrasi Bisnis. Pada tahun yang sama, melalui SK Dirjen Dikti No 46/Dikti/Kep/2001 dibuka program studi D3-Usaha Perjalanan Wisata yang berada di bawah Jurusan Administrasi Niaga.
Mulai tahun akademik 2006/2007, Politeknik Negeri Bandung mengembangkan program pendidikan sarjana terapan dengan membuka beberapa program studi, yaitu:
  • D4-Perancangan Jalan dan Jembatan (Jurusan Teknik Sipil)
  • D4-Teknik Telekomunikasi Nirkabel (Jurusan Teknik Elektro)
  • D4-Akuntansi Manajemen Pemerintahan dan Program Keuangan Syari’ah (Jurusan Akuntansi)
  • D4-Manajemen Aset (Jurusan Administrasi Niaga).
Pada tahun akademik 2011/2012 Polban kembali membuka 3 program pendidkan Sarjana Sains Terapan (DIV), yaitu Teknik Perancangan dan Konstruksi Mesin (Jurusan Teknik Mesin), Teknik Refrigerasi dan Tata Udara (Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara), dan Teknik Otomasi Industri (Jurusan Teknik Elektro). Maka sampai dengan tahun akademik 2011/2012 Polban menyelenggarakan pendidikan Diploma (3 tahun) 18 Program Studi dan pendidikan Sarjana Sains Terapan (4 tahun) 14 Program Studi. Dengan jumlah mahasiswa aktif 4475 orang. Pada tahun akademik 2013/2014 mahasiswa aktif berjumlah 5268 orang.
Proses penyelenggaraan pendidikan di Polban diampu oleh dosen tetap dengan kualifikasi pendidikan mulai SI/D4 sampai yang berkualifikasi S3 (Doktor). Adapun jumlah dosen Polban berdasarkan kualifikasi pendidikan adalah berpendidikan D4 sebanyak 11 orang, S1 sebanyak 53 orang, SP-1 sebanyak 6 orang, S2 sebanyak 385 orang dan yang berpendidikan S3 sebanyak 36 orang.


Nah itu sedikit info mengenai sejarah POLBAN yang gw kutip dari wikipedia.com
Btw, gw juga ikut ngedit laman POLBAN di wikipedia loh wkwk, waktu itu gw iseng2 aja karena pas tahun gw laman info POLBAN di wikipedia itu kurang kumplit, ga ada info prestasi dan fasilitas, akhirnya gw tambahin deh, buat promosi adik kelas juga sih, padahal gw gak dibayar sama POLBAN -_-.

Oke sekarang lanjut ke program studi yang ada di POLBAN. 
Gw akan jelasin, di POLBAN itu program studi dibagi 2 bidang, yaitu Rekayasa dan Tata Niaga. Nah, Bidang rekayasa itu adalah bidang yang mempelajari penerapan ilmu pengetahuan alam dan juga teknologi, jadi program studi di bidang ini semuanya ilmu TEKNIK, dimana SYARAT basic yang harus dimiliki oleh calon mahasiswa adalah dari jurusan SMA IPA/ SMK IPA, tidak boleh dari jurusan IPS, karena dasarnya masuk ilmu Teknik itu harus menguasai matematika, fisika dan kimia. 
Sementara bidang Tata Niaga itu adalah bidang yang mempelajari ilmu ekonomi dalam perniagaan atau perdagangan. Jadi jelas, program studi di bidang ini hanya mempelajari ilmu ekonomi yang bisa dimasuki oleh siswa dari jurusan IPA maupun IPS.
Nah untuk program studinya dibawah ini :

Kelompok Rekayasa

  • Jurusan Teknik Sipil
    • Program Studi D3 Teknik Konstruksi Gedung
    • Program Studi D3 Teknik Konstruksi Sipil
    • Program Studi D4 Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan
    • Program Studi D4 Teknik Perawatan dan Perbaikan Gedung
  • Jurusan Teknik Mesin
    • Program Studi D3 Teknik Mesin
    • Program Studi D3 Teknik Aeronautika
    • Program Studi D4 Teknik Perancangan dan Konstruksi Mesin
    • Program Studi D4 Rekayasa Teknologi Manufaktur
  • Jurusan Teknik Konversi Energi
    • Program Studi D3 Teknik Konversi Energi
    • Program Studi D4 Teknologi Pembangkit Tenaga Listrik
    • Program Studi D4 Teknik Konservasi Energi
  • Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara
    • Program Studi D3 Teknik Refrigerasi dan Tata Udara
    • Program Studi D4 Teknik Pendingin dan Tata Udara
  • Jurusan Teknik Elektro
    • Program Studi D3 Teknik Elektronika
    • Program Studi D3 Teknik Listrik
    • Program Studi D3 Teknik Telekomunikasi
    • Program Studi D4 Teknik Telekomunikasi Nirkabel
    • Program Studi D4 Teknik Elektronika
    • Program Studi D4 Teknik Otomasi Industri
  • Jurusan Jurusan Teknik Kimia
    • Program Studi D3 Teknik Kimia
    • Program Studi D3 Analis Kimia
    • Program Studi D4 Teknik Kimia Produksi Bersih
  • Jurusan Teknik Komputer dan Informatika
    • Program Studi D3 Teknik Informatika
    • Program Studi D4 Teknik Informatika

Kelompok Tata Niaga

  • Jurusan Akuntansi
    • Program Studi D3 Akuntansi
    • Program Studi D3 Keuangan Perbankan
    • Program Studi D4 Akuntansi Manajemen Pemerintahan
    • Program Studi D4 Keuangan Syariah
    • Program Studi D4 Akuntansi
  • Jurusan Admnistrasi Niaga
    • Program Studi D3 Administrasi Bisnis
    • Program Studi D3 Manajemen Pemasaran
    • Program Studi D3 Usaha Perjalanan Wisata
    • Program Studi D4 Administrasi Bisnis
    • Program Studi D4 Manajemen Aset
    • Program Studi D4 Manajemen Pemasaran Internasional
  • Jurusan Bahasa Inggris
    • Program Studi D3 Bahasa Inggris

Jalur Masuk
Nah untuk jalur masuk sendiri POLBAN dibagi membagi menjadi dua jalur, yang pertama PMDK dan kedua SMB.



Oh yaa, Mulai tahun 2017 (tahun ini), PMDK POLBAN sudah bergabung bersama Politeknik Negeri lainnya melalui PMDK-PN, karena tahun tahun sebelumnya PMDK POLBAN itu independen. Tahun tahun sebelumnya PMDK POLBAN itu diseleksi dan diadakan oleh POLBAN sendiri secara independen tanpa dibantu oleh lembaga-lembaga lain. Nah mulai tahun ini PMDK POLBAN akan diadakan serentak dengan Politeknik lainnya melalui PMDK-PN seperti halnya SNMPTN. Untuk kuota penerimaannya biasanya PMDK diberi jatah 30% dari total penerimaan. Jalur PMDKPN bisa memilih maksimal 2 Politeknik dan 3 Program studi. PMDK juga biasannya banyak menerima anak SMK dibanding SMA.



Sementara untuk jalur SMB (Jalur tulis), POLBAN masih menyeleksi secara independen. Jalur SMB bisa memilih 2 program studi atau 4 program studi tergantung pilihan bidangnya dan harganya juga berbeda. Untuk pilihan 2 prodi biasanya hanya untuk yang memilih salah satu bidang misalkan sobat memilih rekayasa jadi 2 prodi itu harus teknik semua ataupun sebaliknya, dengan besaran harga biasanya 150rb. Sedangkan, 4 prodi itu bagi sobat yang ingin memilih kedua bidang (rekayasa dan tataniaga) atau biasa di SBMPTN itu campuran, dengan harga 300rb. Untuk jalur SMB ini POLBAN biasanya memberi kuota paling banyak dalam penerimaan mahasiswa baru, sekitar 70% dari total penerimaan. Jika program D3 biasanya menerima total 64 orang, maka pada jalur SMB ini kuota diterimanya 44 orang. Besar kan!

Informasi Pendaftaran
Untuk Informasi Pendaftaran PMDK silahkan kunjungi : http://pmdk.politeknik.or.id atau http://pmdk.polban.ac.id
SMB : http://smb.polban.ac.id
Informasi Polban : www.polban.ac.id

TIPS MASUK POLBAN!!!

 Sekarang gw akan memberikan sedikit tips untuk sobat calon mahasiswa, bagaimana caranya masuk POLBAN berdasarkan pengalaman gw.

1. BERDOA!!!
Ini adalah tips wajib yang harus sobat lakukan ketika lulus SMA dan menjalani banyak seleksi perguruan tinggi. Rajin rajinlah sobat sholat malam, jangan pernah putus berdo'a apalagi sholatnya!. Karena sesungguhnya usaha yang kita lakukan akan sia-sia jika tidak diridhai oleh Allah Swt. Allah akan mengabulkan doa hambanya yang berusaha dan berdo'a dengan sungguh2. Apalagi jika sobat rajin puasa sunnah seperti senin kamis ditambah dengan sholat malam. InsyaAllah segalanya akan dimudahkan oleh Allah SWT.

2. JANGAN MENGANDALKAN PMDK!
So? Mengapa gw bilang begitu Sob? Ini terkhusus anak SMA Ya! Karena sobat harus ingat satu hal ini tuh POLBAN (POLITEKNIK). Ketika sobat bingung membedakan antara POLITEKNIK dengan UNIVERSITAS, jawabannya satu, analogikan POLITEKNIK itu SMK, dan UNIVERSITAS itu SMA!. Jadi, Politeknik sudah jelas praktik lebih ditekankan daripada teori. Artinya, Politeknik akan lebih banyak menerima siswa SMK dibanding SMA pada PMDK. Ini gw ga sembarangan ya sob! Berdasarkan pengalaman gw yang telah ditolak POLBAN dan PNJ dari PMDK. Setelah gw survei teman-teman gw di listrik yang berasal dari SMK diterima POLBAN semuanya dari jalur PMDK. Sementtara SMA kebanyakan darri jalur SMB. POLBAN sudah merencanakan kalau anak SMA seperti dikhususkan untuk SMB karena secara teori soal SMB itu dibuat berdasarkan pelajaran SMA seperti fisika kimia matematika. So, SMB lebih menguntungkan anak SMA. Sementara PMDK lebih menguntungkan anak SMK. Ingat ya Sob! Belajar untuk SMB! Jangan ngandelin PMDK!

Eh tapi Tips ke 2 ini terkecuali untuk anak SMAN 1 Garut yaa sob! wkwkwk. Why? Karena SMA Garut selalu diterima melalui jalur PMDK. Kalo masuk ke POLBAN , sobat gak usah takut kekurangan ciwi2 cantik dan ngira anak teknik semua batangan. Karena ciwi cantik di POLBAN itu bakal selalu ada, dan dipasok dari Garut, entah mengapa POLBAN itu selalu nerima orang Garut, mungkin itu strateginya agar banyak mahasiswa yang ingin masuk POLBAN karena didalamnya banyak orang Garut yang masyallah wkwkw 
😞 .POLBAN itu udah bukan Politeknik Bandung lagi sih sob, tapi Politeknik Garut -_-.
 wkwk kidding sob.




3. PILIH PROGRAM STUDI YANG SESUAI MINAT DAN TIDAK BANYAK PEMINAT
Ini juga penting sob. Karena POLBAN itu Politeknik, Sobat jangan sampe memilih yang gak sesuai minat. Nanti rugi besar kayak gw loh sob!, Pada akhirnya sobat akan gak betah karena sulit mengikuti praktiknya dan kayak gw cabut ke PTN lain. Walaupun praktikumnya sobat bisa mengikuti, tapi dijamin batin tersiksa sob, dan itu yang gw rasakan. Pokoknya jangan seperti itu lah sob!.
Sobat harus memilih sesuai minat sobat dan kalau bisa yang tidak banyak peminat. Kemungkinan sobat diterima akan lebih besar karena punya keinginan dan sedikit saingan. Gw dulu SMB milih Teknik Kimia dan Teknik Listrik. Gw sebbenarnya minat di Kimia sih sob karena di Listrik ngeri. Tapi apa daya takdir menentukan gw masuk listrik dan pada akhirnya gw gak betah pindah ke IPB masuk ke ilmu tanah yang penuh dengan praktikum kimia. Artinya takdir itu ga akan bisa dipungkiri. Jika sobat punya minat dan pilihan prodi sobat tidak banyak peminatnya, insyallah kemungkinan sobat diterima akan besar.



4. *Khusus SMB* Latihan Soal SMB Sebelumnya dan Ikuti TryOut!

Nah, ini tips yang manjur bagi sobat yang ingin mengikuti jalur SMB POLBAN. Gw bocorin nih, SMB POLBAN tuh soalnya lebih mudah dari SBMPTN dan lebih sulit dari UN. Jadi, Tips dari gw, sobat cari soal-soal sebelumnya dan latihan tuh soal, bisa minta ke kating. Sebab, menurut gw soal SMB POLBAN tuh tipenya hampir sama, maksud disini tipe itu bentuk soal atau bab soalnya hampir sama, mungkin hanya beberapa saja yang diganti, jadi mayoritas soalnya tiap tahun hampir seperti itu, jadi saran gw latihan soalnya yang banyak ya sob! tapi stay calm karena lebih mudah dari SBM.
Selain itu, sobat ikuti deh TryOut SMB POLBAN. Biasanya ada tuh dari HIMAS(Himpunan Mahasiswa Sipil), yang ngadain TO sebulan sebelum SMB, pokonya wajib tuh TO buat memberi gambaran dan hasil passing grade sobatt buat masuk jurusan yang dipilih sobat.

So jangan nyerah Sob! kapankapan gw bagi soal-soal SMBnya.


Oke sekian Sob, semoga bermanfaat!
Selanjutnya >> - Profil dan Tips Masuk POLBAN (Politeknik Negeri Bandung)

Rabu, 15 Februari 2017

Belajar Dari Kisah Cinta Fatimah Az Zahra dan Ali Bin Abu Thalib

Hasil gambar untuk kisah cinta muslim

Oke sob.. hari ini gw akan ngeposting tentang suatu kisah cinta yang setia, romantis dan sederhana, dan bikin gw  terinspirasi.
Kisah cinta ini gak sengaja gw baca di hipwee.com dan menurut gw sangat2 indah. Kisah cinta ini pasti kalian pernah baca dan pernah tau siapa orangnya. 
Kisah cinta ini berasal dari anaknya nabi yang kita cintai, yang kita jungjung tinggi sikap teladannya, yang wajib dditiru, didambakan dan sangat kita hormati yaitu Rasulullah Sallallahualaihi Wasallam. 
Ya tidak salah lagi yaitu Fatimah Azzahra dan Sahabat Rasul yang sangat hebat dan sederhana yaitu Ali Bin Abu Thalib

Ini juga merupakan kisah yang bisa dijadikan contoh untuk orang yang ingin menikah dan kebelet nikah wk...

Lgsung aja yuk kita simak!



Sebuah kisah datang dari putri Rasulullah, Fatimah Az-Zahra, dan Ali Bin Abi Talib. Pintu hati Ali terketuk pertama kali saat Fatimah dengan sigap membasuh dan mengobati luka ayahnya, Muhammad SAW yang luka parah karena berperang. 

Dari situ, dia bertekad untuk melamar putri nabi. Lantas dengan tekun dia kumpulkan uang untuk membeli mahar dan mempersunting Fatimah. Malang, belum genap uang Ali untuk membeli Mahar, sahabat nabi abi Abu Bakar sudah terlanjur melamar Fatimah. 
Hancur hati Ali, namun dia sadar diri kalau saingan ini punya kualitas iman dan Islam yang jauh lebih tinggi dari dirinya. Walau dikenal sebagai pahlawan Islam yang gagah berani, Ali dikenal miskin. Hidupnya dihabiskan untuk berdakwah di jalan Allah.
Namun mendung seakan sirna saat Ali mendengar Fatimah menolak lamaran Abu Bakar. 
Tapi keceriaan Ali kembali sirna saat orang dekat nabi lainnya, Umar Bin Khatab meminang Fatimah. Lagi-lagi Ali hanya bisa pasrah karena dia tidak mungkin bersaing dengan Umar yang gagah perkasa. Tapi takdir kembali berpihak kepadanya. Umar mengalami nasib serupa dengan Abu Bakar. 
Tapi saat itu Ali belum berani mengambil sikap, dia sadar dia hanya pemuda miskin. Bahkan harta yang dia miliki hanya ada satu set baju besi di sana ditambah persediaan tepung kasar untuk makannya. Kepada Abu Bakar As-Siddiq, Ali mengatakan, "Wahai Abu Bakar, anda telah membuat hatiku goncang yang sebelumnya tenang. Anda telah mengingatkan sesuatu yang sudah kulupakan. Demi Allah, aku memang menghendaki Fatimah, tetapi yang menjadi penghalang satu-satunya bagiku ialah kerana aku tidak mempunyai apa-apa."
Abu Bakar terharu dan mengatakan, "Wahai Ali, janganlah engkau berkata seperti itu. Bagi Allah dan Rasul-Nya, dunia dan seisinya ini hanyalah ibarat debu-debu bertaburan belaka!" 
Mendengar jawaban Abu Bakar, kepercayaan diri Ali kembali muncul untuk melamar gadis pujaannya saat teman-temannya sudah mendorong agar Ali berani melamar Fatimah. 
Dengan ragu-ragu dia menghadap Rasulullah. Dari hadist riwayat Ummu Salamah diceritakan bagaimana proses lamaran tersebut. 
"Ketika itu kulihat wajah Rasulullah nampak berseri-seri. Sambil tersenyum baginda berkata kepada Ali bin Abi Talib, 'Wahai Ali, apakah engkau mempunyai suatu bekal mas kawin?"
"Demi Allah," jawab Ali bin Abi Talib dengan terus terang, "Engkau sendiri mengetahui bagaimana keadaanku, tak ada sesuatu tentang diriku yang tidak engkau ketahui. Aku tidak mempunyai apa-apa selain sebuah baju besi, sebilah pedang dan seekor unta."
"Tentang pedangmu itu," kata Rasulullah menanggapi jawaban Ali bin Abi Talib, "Engkau tetap memerlukannya untuk meneruskan perjuangan di jalan Allah. Dan untamu itu engkau juga perlu untuk keperluan mengambil air bagi keluargamu dan juga engkau memerlukannya dalam perjalanan jauh. Oleh karena itu, aku hendak menikahkan engkau hanya atas dasar mas kawin sebuah baju besi saja. Aku puas menerima barang itu dari tanganmu. Wahai Ali, engkau wajib bergembira, sebab Allah sebenarnya sudah lebih dahulu menikahkan engkau di langit sebelum aku menikahkan engkau di bumi". Demikianlah riwayat yang diceritakan Ummu Salamah r.a.
Setelah segala-galanya siap, dengan perasaan puas dan hati gembira, dan disaksikan oleh para sahabat, Rasulullah mengucapkan kata-kata ijab kabul pernikahan puterinya, 
"Bahwasanya Allah SWT memerintahkan aku supaya menikahkan engkau Fatimah atas mas kawin 400 dirham (nilai sebuah baju besi). Mudah-mudahan engkau dapat menerima hal itu."
Maka menikahlah Ali dengan Fatimah. Pernikahan mereka penuh dengan hikmah walau diarungi di tengah kemiskinan. Bahkan disebutkan Rasulullah sangat terharu melihat tangan Fatimah yang kasar karena harus menepung gandum untuk membantu suaminya.
Dari kisah di atas kita tau, bahwa perlu bertahun-tahun bagi ali untuk memantaskan diri menjadi pendamping hidup Fatimah Azzahra, bahkan ali mencoba mengikhlaskan bila pada kenyataannya kelak Fatimah memang bukan jodohnya.
Namun itulah takdir, kita tak akan tau dengan siapa kita menempuh hidup kelak. Kita tau bahwa jodohmu cerminan dari dirimu. Ikhwahfillah menikah tak semudah mengatakannya, oleh karena itu perlu waktu yang lama untuk kita mempersiapkannya.


So, untuk yang masih kebelet nikah tapi merasa dirinya belum pantas atau siap, masih banyak waktumu untuk mempersiapkan diri, jangan hanya memeikirkan kenikmatan setelah menikah, tapi perjuanganmu akan lebih berat ketika kamu menikah kelak. Jangan iri melihat temanmu yang dengan usia yang masih muda sudah memilih jalan untuk menikah, karena itulah takdir mereka. 

Sumber : Hipwee.com
Selanjutnya >> - Belajar Dari Kisah Cinta Fatimah Az Zahra dan Ali Bin Abu Thalib

Jumat, 10 Februari 2017

Kenikmatan

Mentari
Dipagi yang cerah
Kubuka kelopak mata ini
Kulihat sekeliling
Begitu indah cahayamu

Namun saat ini
Mata tak bisa
Menatap indahmu

Rabun yang menimpakku
Membuatku tersungkur
Membuatku terdiam
Dan menyesal

Syukurilah
Semua yang telah Allah berikan
Gunakan sebaik mungkin
Jangan dikau sia-siakan

Sebab
Jika kenikmatan itu dicabut
Menyesalah engkau
Tersungkur
Menangis dalam sunyi
Selanjutnya >> - Kenikmatan

Sabtu, 21 Januari 2017

Kembali ke Bandung

"Oh selalu aku ingin..... Kembali aku kesini....  ke Bandung....  kota yang terindah.... "
Ada yang ingat lirik tersebut? Yapp itulah salah satu lagu dari band bersejarah yaitu kahitna yang membuat aku terngiang2 teringat kota Bandung dan kenangannya terutama saat temen kamar asrama aku muterin tuh lagu.
Dan cerita ini aku buat sesuai dengan lagu itu, tuk mengenang kembali perjalananku ke Bandung setelah lama meninggalkannya.
Tetapi sebetulnya ada bedanya dari lagu kahitna sih.. bukan tempat janji berdua *jones* -_-

Oke lgsung to story..

3 Hari yang lalu tepatnya tanggal 18 januari 2017, aku kembali menginjakkan kaki di kota yang dijuluki sebagai kota kembang, setelah 6 bulan aku meninggalkan kota ini tanpa jejak dan tanpa ucapan 'selamat tinggal'.

                                              Beautiful city : Bandung
Tiba-tiba aku teringat oleh seberkas kenangan indah yang aku lukiskan di kota ini. Memang tidak banyak, tapi kehidupanku di kota ini membuat diriku sendiri sulit move on dari beberapa kenangan indah di kota ini yang tidak akan bisa kulupakan.

Dalam perjalanan aku menggunakan sebuah motor yang sudah 6 bulan tidak aku gunakan. Dan itu merupakan salah satu tujuanku kembali kekota ini, yaitu pertama untuk silahturahmi dan kedua adalah refreshing serta touring menggunakan motor ini. Dikarenakan sudah lama aku tidak menggunakan ini motor, perasaanku seperti memakai motor ini saat masih baru yaitu benar-benar nyaman.

Saat dalam perjalanan ke kota ini aku sempat tidak direstui oleh ibuku karena pukul 5 sore aku berangkat, ibuku khawatir karena takut terlalu malam. Pada akhirnya aku merayu ibu dan ibupun mengijinkan (uyeeee).

Dalam menempuh perjalanan, aku menemukan hal-hal baru yang tidak aku temukan 6 bulan lalu, yaitu di jalan daerah perbatasan antara Cianjur-Bandung terdapat kaligrafi asmaul husna yang baru diresmikan oleh bupati cianjur. Sungguh indah dan suatu kebanggaan karena melambangkan kota santri yang merupakan cirikhas cianjur.

                                          Kaligrafi Asmaul Husna di Perbatasan Cianjur-Bandung

Selanjutnya, aku juga melihat jalan yang longsoor di daerah cipatat sudah jadi jembatan baru. Benar-benar banyak hal baru yang kutemui dalam perjalanan.

Setelah 2 jam perjalanan dan sholat maghrib dulu, tepat jam 7 malam, sampailah aku di desa ciwaruga. Desa kecil dengan sejuta kenangan indah. Desa ini berada di perbatasan Cimahi dan
Bandung barat. Desa ini benar2 memiliki udara yang sejuk.

Disinilah aku teringat betapa dulu aku sering berangkat dan pulang melewati jalan desa ini untuk pergi ke kampus indahku yang kutinggalkan yaitu Politeknik Negeri Bandung (POLBAN). Karena letak desa ciwaruga berada di utara kampusku ini dan di desa itulah aku ngekos bareng sobatku satu SMA yang bernama Valdi.

                                               Jalan menuju desa Ciwaruga (kiri), Jalan menuju Kampus POLBAN (Kanan) 
                                                                                                                         dari arah Cimahi 

Setelah melihat-lihat, berkeliling dan bernostalgia dengan jalanan ciwaruga, aku langsung mengunjungi kosan sobatku Valdi, yang disana juga ada satu sobatku lainnya yaitu Javanua.
Oh ya kenalin, kita ini sahabatan sejak ketemu di Polban, kita disatukan oleh almamater SMA kita yaitu SMANCIL. Waktu di SMA mah kita jarang berkumpul karena beda-beda kelas. Nah disini juga oleh anak-anak Orda kita sering disebut Trio Smancil loh haha..

*Back To History*
Sebelumnya aku emang udah janjian dengan Java akan pergi ke Bandung sore ini dan akan nginap di kosan Valdi. Maka mereka berdua sudah bersiap di kosan Valdi menunggu kedatanganku.

                                Desa Ciwaruga, Desa penuh cerita dan kenangan

                               Jalan yang setiap hari dilalui ketika menuju mantan kampus tercinta
                                       (Btw, jajanan disamping adalah jajanan tervaforit tiap pulang yaitu roti kukus :v)                       

Setelah sampai kosan Valdi, kita seperti biasa bertegur sapa, agak kaku sih karena 6 bulan gak ketemu, tapi sebenarnya aku kangen banget sama mereka. Karena merekalah sobat sobatku dari Cianjur(Salembur) yang selalu ada menghibur, jalan bareng, touring dan mengunjungiku selama di Bandung.

Setelah lama berbincang-bincang dengan mereka akhirnya suasanapun seperti dulu lagi terasa akrab.
Lalu, pukul menunjukkan jam 9 malam.
Dikarenakan aku belum makan, aku mengajak sobat sobatku itu nongkrong,  dan kebetulan mereka juga ingin bermain billiard lagi bersama.Akhirnya, kita kembali main bareng keluar *Horeeey*.

Tempat nongkrong yang kita kunjungi pertama adalah angkringan di dekat Maranatha university.
                                  Angkringan Nasi Kucing di Dekat Maranatha University Pasteur
Nah pas disana sebetulnya aku sedikit kaget, karena dulu pas kita kesini belum ada angkringan kaya gini. Benar-benar banyak yang berubah setelah aku meninggalkan Bandung.
Oh ya, kata sobatku ini angkringan juga sering dipake oleh mahasiswa POLBAN yang aktivis kampus tukang pulang malam. Sebab sekarang di POLBAN ada aturan melarang aktivitas malam atau ada jam malamnya kayak di asrama IPB. Parah -_-

Nah selama di angkringan kita ngobrol ngobrol, ngopi,makan sambil nikmati sejuknya kota Bandung. Disana kita ngajak ketemu ketua Orda Ikatan Cianjur POLBAN, Fahmi, yang katanya dia ingin ketemu aku karena kangen *wkwk.

Selain itu, disana juga kita ketemu maba maba Orda Cianjur. Sayangnya mereka hanya kenal dengan kedua sobatku Java dan Valdi, kepadaku mereka acuh tak acuh, mungkin karena ketika mereka jadi maba saya juga jadi maba lagi di Bogor, jadi pasti mereka tidak akan tau siapa saya *hha.
Hmm padahalmah saya dulu sering ikut orda ketika sosialisasi ke kalian dek *hehehe. Memang wajah gak terkenal mah gini -_-.

Setelah puas nongkrong, kira-kira sampai jam 10 malam, kami berempat langsuung caw menuju Braga. Sepanjang perjalanan hati ini benar-benar bernostalgia ria. Keindahan malam kota Bandung bercampur dengan kesejukan dan keramaiannya membuat hati ini kagum dan senang. Mengingatkan kenangan-kenangan yang telah dibuat di kota ini pada setiap harinya *Baper* -_-

Akhirnya kamipun sampai ke Prima Billiard untuk bermain billiard. Kami bermain billiard hingga kurang lebih jam set 12 malam.
Hmm.. Quality Time yang menyenangkan karena sudah lama tidak berjumpa mereka dan sekarang bisa kembali main bareng dan ketawa tawa lagi bersama. Benar2 mengharukan.

Lalu kamipun pulang dan berpisah di tempat billiard, karena Java langsung pulang ke rumahnya yang di daerah Dago. Aku dan Valdipun langsung pulang ke kosan untuk beristirahat.

Lalu setelah pulang apa yang terjadi?

Nah ceritanya, ketika di kosan om(nama panggilan Valdi) tiba-tiba  Line Call ku berdering dan dari siapakah itu???
Nah ternyata itu dari salah satu anggota keluarga ku disini, Keluarga besar Listrik A 2015.
Namanya Sani, dia meneleponku dan menyuruhku berkumpul dengan sodara sodaraku di kelas dulu :(. Inilah yang membuat ekspresiku tiba-tiba melamun, hati langsung sedih dan terharu. Kenapa? Karena terlalu banyak kenangan indah, perhatian, rasa kasih sayang yang mereka lukiskan, yang engga pernah didapatkan selama sekolah SMA,SMP,SD di Cianjur. Ini benar benar menyiksa batinku, rasanya aku gak ingin ketemu mereka, tapi aku juga kangen banget sama mereka. Aku juga udah lelah seharian ini perjalanan dan nongkrong.

Tapi tiba-tiba aku terkejut. Terdengar suara motor datang menuju kosan. Dan pas aku lihat, ternyata itu mereka, Sani beserta sodaraku yang lain yaitu ketua Angkatan. Nah ketua angkatan ini sering disebut kaang, nama aslinya Nizma. Menurutku, ialah orang yang sangat sulit ditemui di dunia, yang paling peduli, paling baik, berhati halus, perhatian, sabar, selalu menyatukan orang lain, dan memiliki jiwa kepemimpinan luar biasa. Sedangkan Sani adalah orang yang Humoris yang basa sundanamah Bodor.

Setelah itu, Apa yang terjadi? ketika pertama lihat kaang betapa kangennya aku karena dulu aku sering curhat ke dia tentang masalahku di POLBAN yang kebetulan kosan kami dekat. Aku dulu selalu bilang 'gak betah' karena bukan passion atau apapun. Dan dia selalu menenangkanku dan mencoba memberi solusi. Nah, ketika bertemu dia terlihat sedih dan langsung memelukku, betapa kaget dan bergetar hati ini serta benar-benar kagum, betapa aku memiliki orang-orang yang baik disini, tapi malah aku tinggalkan. :(

Setelah berkangen-kangenan ria, aku banyak bertukar cerita dengan mereka. Aku bercerita tentang sulitnya hidup di IPB dengan orang-orang yang Individualis, penuh persaingan dan sulit berinteraksi, ditambah disana gaada bahasa sunda walaupun di Bogor.  Sedangkan Kaang dan Sani bercerita bahwa kelas dan kelompok benar-benar menurun dan kacau setelah aku tinggalkan. Karena katanya ga ada orang lagi yang menghitung dan ngerjain soal. Kelompok juga kurang gercep atau lambat.

*Dalam hati* Sepenting itukah aku? :v. Aku juga gak tau sih itu emang benar atau bisa-bisaan mereka aja agar aku balik lagi.  Btw, kelompok itu adalah kelompok yang dibentuk waktu semester 2 pas mata kuliah praktikum Rangkaian Listrik, dan sekarang masih berlanjut di praktikum Elektronika Daya semester 3.

Setelah itu kaang bilang bahwa anak-anak listrik sudah menunggu kehadiranku sejak sore hari, karena sempat aku kabarkan aku akan ke Bandung, aku terkejut dan gak pernah nyangka mereka punya tekad bulat hingga sudah menunggu kehadiranku sejak sore hari hingga larut malam.

Aku bener-bener merasa gak enak, aku kira mereka ga akan menungguku datang. Akhirnya walaupun lelah aku paksakan bertemu mereka pada pukul 12.30 malam. Aku dibawa Kaang menuj ke kosan sodaraku yang lain yaitu Si Kembar Robi & Rizmi.

Pas di sana aku dibuat kaget lagi, ternyata ada banyak anak listrik, pas aku turun aku langsung dipeluk lagi oleh Ikhwan, sobat yang dulu sering mengunjungi kosanku. Dia orangnya baik, dewasa, dan sering memberi motivasi. Dia juga berpengalaman karena alumni tahun lalu (2014) tahun sebelum angkatan aku (2015). Aku benar2 kaget dipeluk banyak anak listrik,berarti benar2 banyak orang baik yang kangen dan masih Peduli walaupun aku udah bukan bagian dari mereka. Memang aku bangga karena tali silaturahmi di sini benar-benar kuat.

Lalu, disana juga aku bertemu dengan anak listrik lainnya, dari beberapa anak listrik kelas B, ada juga wakil ketua Himpunan Mahasiswa Listrik. Mereka juga menyapa dan bersalaman denganku. Padahal aku ga gabung Himpunan dan ga terkenal, tapi ternyata mereka kenal aku. Setelah itu. akupun masuk kedalam dan ternyata Rizmi dan Robi lagi tiddur.
Oh ya Si kembar Rizmi dan Robi adalah orang yang rutin mengunjungi kosanku dulu, mereka dekat banget denganku dan juga suka ngendong di kosan.

Merekapun lgsung bangun saat aku masuk, lalu kita sedikit  berbincang-bincang mengenai keadaan, mata kuliah, juga tentang kehidupanku IPB. Aku juga sempat kagum ngelihat mereka pake jaket Himpunan yang baru mereka gunakan. Aku sempet ingin minjem yang punya Ikhwan untuk berfoto, tapi kata ga boleh karena aku ga ikut Kader ke 2 dan 3

Setelah lama berbincang mereka langsung mengajak aku jalan-jalan keluar malam menuju Ciater (Kolam air panas) Lembang. Aku sempet kaget, masa main jam satu malam udah gitu ke Lembang lagi jauh 1jaman lebih-_-. Tapii akupun menolak karena lelah juga baru sampai dari Cianjur dan udah nongkrong2 sama sobat SMA. Aku juga tau mereka capek abis pulang dari rapat Himpunan yang membahas kaderisasi MABA Listrik 2016. Akhirnya Ciaterpun dibatalkan, dan mereka mengajakku ke Bandung kota lagi dan nongkrong di Warung kue balok.

Nah sebelum caw ke kue balok aku diajak menuju perkumpulan anak Listrik di sebuah warteg yang masih buka tengah malam. Ternyata mereka juga tau aku akan datang ke Bandung. Pas disana ternyata ada beberapa sodarku, namanya Kevin dan Ramos. Disana juga ada beberapa anak dari Himpunan Listrik yang aku lupa namanya *maaf :(, dan juga ada dari Himpunan lain. Nah Kevin dan Ramos rada kaget ngeliat aku pake kacamata. Aku dibilangnya jadi asa berbeda, *Lewih ganteng kitu wkwkw, herey* .
Lalu seperti biasa ditanya lagi mengenai kehidupan di IPB. Akupun seperti biasa menjawab dengan kupersingkat. "Jangan mau sih pindah ke IPB, Maka kalian akan menyesal, Menyeramkan".

Setelah menunggu kaang, yang katanya ngambil Helm tapi lama ampe setengah jam,
Akhirnya jam setengah 2, kita baru caw kee kue balok di Bandung Kota.
Jalanan Bandung jam 2 bener2 sepi dan pisieuneun loba begal wkwk. Tapi karena kita gerombolan merah (Pake Jaket Himpunan Listrik), insyallah begal juga takut wkwk.
Nah akhirnya sampailah kita ke kue balok. Oh yaa, alamat kue baloknya di jl.padjadjaran Bandung, rekomend banget ini murah dan enak!!

Dan inilah foto-foto kita bersama
                      Dari Kiri ke kanan (Ketua himpunan, ramos, ketua angkatan, rizmi, yang tengah si ganteng wkwk, 
                                               lalu sebelah kanan saya sani, robi, lupa namanya wkwk, dan paling ujung kanan Ikhwan)
Gimana? ganteng ganteng kan? udah gitu ngerenyed lagi wkwk. Listrik emang gudangnya cogan2 di POLBAN dan yang paling gagah jahimnya  di polban. Banyak hits polban yang jadian sama temen2 listrik saya ini wkwk. Pokoknya klo sama anak listrik mah udah ganteng, masa depan terjamin.

Itulah dia kumpulan sebagian kecil keluarga listrik, karena anak kelas 1 A yang lainnya ga ikut, karena udah malam juga.

Oh yaa saat-saat terakhir mau pulang tiba2 aku dikader. Kader adalah hal yang paling aku benci tetapi memiliki sejuta kenangan. Aku ingin sedikit cerita nih tentang kader.

Kader itu proses pengangkatan dii himpunan menjadi anggota muda yang diikuti oleh semua mahasiswa baru. Nah ada sedikit cerita yang menarik dari kader ini. Waktu kader tuh kami para mahasiswa baru bener2 diuji mental, fisik dan psikisnya. 24 jam lebih kita  berdiri, pushup, di gentak2, disalahkan, kehujanan, kedinginan hingga banyak yang jatuh pingsan dan ke posko, salah satunya aku. Aku jatuh pas ditanya tentang pemimpin dan disuruh kedepan, wkwk itu membuat mental drop sih apalagi lagi suasana tegang disuruh kedepan, tambah aja ngedown. Makanya aku kurang suka kader karena terlalu memaksa, boleh dilatih fisik tapi jangan lupakan istirahat juga, karena manusia perlu istirahat untuk memulihkan energi, tidak semuanya kuat fisiknya. Makanya setelah jadi anggota muda aku memutuskan keluar himpunan. Sebab, ternyata kedepannya untuk mndapat jahim bakal ada kekerasan lebih dari kader ini, seperti pemukulan pada perut dll, bahkan banyak ditampar buat yang jadi danlap. Tapi sebenarnya ada positifnya tujuan dari kader ini untuk melindungi akngkatan kita sendiri, pertanyaan dan kesalahan yang diajukan kating juga mengenai solideritas di angkatan, jadi kalau ga solid , push up dan fisik terus, agar angkatan kita benar2 menyatu. Makanya sekarang anak2 listrik bener2 seperti keluarga.

Oke *Back to Story*
Nah aku rada kaget dikader sama temen sendiri, rasanya ketawa2 dipaksa merem dan tutup telinga. Ternyata aku dikasih syall yang aku dapatkan dulu pas kader dihimpunan, syall itu pas aku msih di polban dipinjam oleh sani, jadi intinya sih cuman ngembaliin syall tapi biar agak resmi aja gitu wkwk.

Setelah acara sama keluarga listrik 1A, akhirnya aku pulang sekitar jam 3 pagi dengan keadaan yang sangat lelah. Lalu menunggu adzan subuh, sholat dan setelah itu lgsung tidurrr.

Pagi hari di kota Bandungpun dimulai, aku bangun jam 9 pagi. Lalu keluar cari makan dengan Valdi, sedikit mengingatkan kenangan dulu saat libur kita sering keluar bareng tiap pagi untuk beli makan wkwk. Nah schedule kita hari ini adalah pergi jalan2, seperti biasa yang kita lakukan dulu, touring kemana aja. Akhirnya karena besok aku dan om mau pulang, kita memutuskan untuk wisata di tempat yang dekat2 aja. Tujuan kita kali ini adalah curug disekitar Cimahi.

Perjalanan pun dimulai, kita berangkat jam 2 siang, kita mengambil jalan menuju lembang dari ciwaruga, yang tembusnya lewat universitas adven indonesia. Nah dari situ kita langsung ke curug pelangi yang letaknya di jalan kolonel masturi. Curug itu katanya memiliki warna warna seperti pelangi. Sayangnya pas sampai sana ternyata curug itu lagi direnovasi *Gagal*. Tapi untung Valdi punya banyak referensi tentang curug, ternyata di sekitar situ banyak curug-curug yang lain, salahsatunya curug Tilu leuwih opat. Namanya aneh yaa? emang aneh wkwk aya tilu curug tapi leuwih ti opat? kumaha caritana cigera? wkwk. sempet ketawa pas valdi nyebut nama tuh curug wkwk. Tapi katanya curug itu bagus ada tiga curug langsung sesuai namanya. Akhirnya kitapun lgsung caw ke curug itu yang ternyata jaraknya hanya 200m dari curug pelangi (deket pisan kann!).

Kitapun sampai di curug tilu leuwih opat. Lalu apa yang terjadi? Curug TUTUP -_-. Astagfirullah ada aja hambatannya wkwk. Tapi kita gak nyerah dengan ujian ini wkwk. Kita cari refrensi tentang curug di cimahi.. Dan alhamdulillah ada satu curug lagi yang ternyataaaa letaknya di atas curug tilu leuwih opat. Namanya curug bugbrug katanya sih bagus, dan lgsung aja kita caw ke curug yang ketiga dengan harapan ga ada gangguan.

Kitapun sampai di curug bugbrug, dan ternyata alhamdulillah curug itu buka (uyeee). Akhirnya curug itu bisa menjadi tempat liburan kita. Pas masuk aku sedikit terkejut. Karenaaa ternyata masuknya murah, gakaya curug pelangi yang harganya Rp 12.500 ternyata curug bugbrug ini lebih murahh hanya Rp 7.500
Setelah bayar tiket kami langsung menuju curug itu dan ternyata, ga boleh masuk ke curug -_-, astagfirullah.. ada lagi gangguannya -_- dan ternyata sama hal kaya curug yang lain yaitu lagi renovasi, tapi untungnya ada solusiii, tempat curug bugbrug itu merupakan komplek dari banyak curug lainnya, hanya saja ukurannya ga setinggi curug bugbrug, kitapun hanya berkeliling dan melihat curug2 lainnya yang lumayan gak kalah indahnyaaa.

Inilah dokumentasi kitaa

                                                                    TRIO SMANCIL *Kiri ke kanan (Gw, Java, Valdi)

                                                                         TRIO SMANCIL
Tapi tetap menurutku curug ini rekomended dehh.. uadh sejuk, indah, banyak curugnya dan ada tempat outboundnya pokoknya mantapp

*Back*
Hingga pukul 4.15 kitapun pulang dari curug setelah ngemil dan menikmati dinginnya udara dan indahnya pemandangan
Esoknya aku pulang dengan Valdi setelah sholat jum'at


Terima kasih Bandung, Aku ucapkan selamat tinggal padamu...

The End~



Thanks to read my story

.

Selanjutnya >> - Kembali ke Bandung

Selasa, 15 November 2016

Bukan Anak Baik untuk Orang Tua

*REFLEKSI DIRI*

Bagaimana bisa seorang anak,
Mengecewakan orang tuanya?

Bagaimana bisa seorang anak,
Menghancurkan harapan  orang tuanya?

Bagaimana bisa seorang anak,
Tidak pengertian kepada orang tuanya?

Bagaimana bisa seorang anak,
Memupuskan harapan orang tuanya?

Bagaimana bisa seorang anak,
Terus merepotkan orang tuanya?

Bagaimana bisa?
Apakah itu seorang anak?


Itulah beberapa kata dari banyaknya pikiran dalam benakku ini.
Teringat senyuman sepasang malaikat yang selalu ada dan tersenyum kepada anaknya, ia selalu menguatkan dan menyemangati anaknya, meskipun didalam hatinya memiliki beban yang disebabkan oleh kesalahan anaknya sendiri. Anaknya memang tidak tahu diuntung! tidak tahu diri! benar2 bukan anak yang baik! berapa banyak kesalahan yang ia perbuat? Orang tuamu susah payah membiayai sekolahmu, tapi apa yang kau lakukan?
sekolahmu pindah-pindah, bisanya menghabisi biaya orangtua!
Apakah kau beneran seorang anak?


Saya sadar , maafkan saya buu, paa, saya memang bukan anak yang baik. Terlalu banyak kesalahan yang saya perbuat. Memang sayya ga tau diuntung!, gatau diri!, bagaimana bisa saya mengecewakan orang tua saya sendiri. Saya memang salah, saya terlalu memikirkan diri saya sendiri. Saya merasa, mereka tersenyum untuk membuat saya tetap kuat dan tetap semangat untuk menjalani kehidupan, padahal didalam hati mngkin mereka sedih, kecewa melihat kelakuan anaknya, pikiran mereka juga bertambah, bagaimana cara membiayai anaknya, mereka harus memutar otak, dan mencari cara agar anaknya bisa kuliah sampai lulus.
Semestinya saya sadar, seharusnya saya tidak mengambil keputusan terburu2, semestinya saya memikirkan dampak jangka panjang dari keputusan yang saya ambil. Saya salah, saya hanya memikirkan nafsu ambisi gengsi saya, tanpa ingat orang-orang sekitar saya, menyesal? iya , tapi penyesalan selalu diakhir.
Sekarang baru saya berpikir,dan saya baru sadar, ketika saya telah mengambil keputusan untuk meninggalkan kampus POLBAN dan menginjakkan kaki masuk IPB, masa depan saya akan berubah, kehidupan saya juga akan berubah, segala kebahagiaan, kesenangan, dan keindahan di kota Bandungpun akan sirna, kebahagiaan orang tua pun ikut sirna, keluarga dan sahabat saya di bandungpun akan menghilang, tapi mengapa saya baru memikirkannya sekarang?

Pelajaran pertama, Hidup memang berat, janganlah kalian meremehkan dalam mengambil keputusan. Itulah yang terjadi pada saya, saya terlalu meremehkan segala sesuatu, saya anggap gampang, gimana nanti, padahal hidup yang baik itu adalah hidup yang sudah terencana, bukan seperti saya, yang semuanyya keputusan diakhir, terlalu mendadak dan ceroboh, sehingga merugikan hidup saya sendiri dan keluarga saya.

Sekarang, yang membuat saya sedih adalah fakta. Jika saya matang dalam mengambil keputusan mungkin sekarang saya masih bahagia hidup di Bandung. Faktanya begitu, jika saya berpikir ulang, bayangkan berapa banyak kerugian yang ditanggung keluarga akibat keputusan saya ini?

Hari ini saya ingat sebuah fakta yang menyedihkan, ayah saat ini (2016) berumur 54 tahun, ia seorang PNS, tulang punggung keluarga, dan tentunya yang membiayai saya. Seorang PNS pensiun di umur 56 tahun, artinya ayah saya 2 tahun lagi pensiun yaitu di tahun 2018, jika saya tetap di POLBAN, saya akkan lulus di tahun 2018, dan itu tepat pada saat ayah saya pensiun, artinya saya bisa menggantikan ayah saya sebagai tulang punggung keluarga. Itu fakta yang menyedihkan bagi saya, ditambah saya ingat, ayah saya sangat bahagia ketika saya diterima di POLBAN tahun 2015, saya mengira ia bahagia karena saya masuk teknik, tepatnya d3 teknik listrik, karena teknik masa depan cerah, lulus bisa langsung kerja di BUMN seperti pertamina, pln,ip, ks, dll. Tetapi saya salah, ternyata bukan itu saja yang membuat ayah saya sangat bahagia dan mengandalkan saya di POLBAN,  kalau saya tahu hatinya beliau, ia mungkin berpikir kelulusan saya di POLBAN nanti(2018) bisa menggantikannya sebagai tulang punggung keluarga, dan itu yang sangat membuat saya menyesal dan sangat sedih, karena saya tahu ayah saya begitu berharap kepada saya, dan ditambah satu lagi, saat saya lulus, adik saya yang kedua masuk kuliah, dan itu benar2 strategis tapi saya malah memupuskan harapannya :(.  Saya juga ingat ketika ayah raut wajahnya berbeda saat saya mengambil keputusan pindah ke IPB, mustinya saya sadar itu kode darinya, tapi Ibu tetap mendukung dan membebaskan saya , ayah juga membebaskan, hingga saya percaya diri dan merasa benar, pikiran saya hanya di penuhi dengan gengsi dan pada akhirnya ayah dan ibu juga menyemangati saya, saat itu saya benar2 tidak berpikir rasional, semua keputusan bergantung perasaan. Saya yakin itu semua takdir, takdir yang baik jika saya mengambil keputusan dengan benar. tetapi saya salah! saya bener2 salah! memang benar saya udah ga pantes jadi anak yang baik! saya bener2 buruk! Jika saya saat itu berpikir demikian, mungkin saya tidak akan seperti ini dan itu semua akan terwujud. Itu adalah penyesalan terberat saya yang membuat saya kesal dan membuat hidup saya prustasi saat ini.

Saya benar2 menyesal!
Sungguh menyesal!
Semua ini harus dijadikan pelajaran dan jangan terulang!

Hingga saat ini mereka tetap menyemangati saya, walaupun saya berbuat kesalahan yang fatal. Ssemoga mereka dilancarkan rezekinya dan tetap ada dan bisa membiayai saya hingga saya lulus dan saya bBERJANJI akan sukses, membahagiakan orang tua saya dan menjadi tulang punggung keluarga.
Saat ini saya bingung apakah saya lanjut kuliah di IPB, atau masih bisakah saya kembbali ke POLBAN. Itu harapan dan benar2 berharap. sebenarnya masih banyak cerita menyedihkan dalam benak saya, itu hanya 1/4nya saja, belum semuanya. Dari awal 3 SMA hingga sekarang kuliah pindah2, hidup saya belum benar, dan kacau dan banyak cerita dalam perjalanan hidup saya.

Terima kasih ya Rabb engkau telah memberiku seorang ibu dan ayah yang selalu menguati anaknya, menyemangati anaknya, dan berusaha melakukan yang terbaik untuk anaknya  meskipun anaknya lemah dan selalu berbuat salah, tapi ia selalu menutupi kesalahan anaknya.Selalu berikan kesehatan kepada mereka ya Rabb.. Limpahkanlah rahmat dan kebahagiaan kepada mereka Amiin...

Pelajaran lain dalam cerita ini adalah, usahakan konsultasi kepada orang tua mengenai jurusan dan masa depan kalian, jangan ambil sendiri keputusan, harus musyawarah, dan jika seperti saya orang tua membebaskan, jangan terlalu senang, karena kebebasan juga bisa jadi musibah seperti saya, intinya tetap harus konsultasi, musyawarah kepada orang tua dalam mengambil keputusan yang menyangkut masa depan

*Ini Refleksi diri, curahan hati dan penyesalan dari diri gw, sehingga tolong jangan berbuat SARA harap dimaklum karena blog pribadi.

Selanjutnya >> - Bukan Anak Baik untuk Orang Tua